Kedatangan IShowSpeed dan Fenomena Overproud Netizen Wakanda

                              ( IShowSpeed saat di kota tua Jakarta,  sumber : Tribbunews.com )

Kedatangan Youtuber interaktif asal Paman Sam, IShowSpeed ke Indonesia pada medio September 2024 ini memang cukup menyita perhatian para netizen di tanah air. Banyak netizen Indonesia yang menyenangi kehadiran sosok Speed alias Darren Jason Watkins Jr ini, dimana ketika Youtuber  ini mengenakan baju batik atau baju timnas dalam live streamingnya. Impresi yang ada dimana orang luar negeri  mengapreasiasi segala sesuatu berbau Indonesia sehingga membuat bangga para netizen negeri Wakanda ini.

Tak ada masalah pada perasaan bangga tersebut, namun jika dikaji lebih dalam, fenomena para Youtuber luar negeri yang menggunakan ke-Indonesia-an sebagai materi kontennya seakan memanfaatkan sifat “overproud” dari masyarakat Indonesia untuk mendapatkan rating tinggi, dan sebagai catatan  negara ini adalah pengguna Youtube terbesar keempat di dunia.

Coba saja kita telusuri kata kunci “bule coba rendang”, “bule makan rambutan”, “bule pakai batik” atau menilai tentang sesuatu khas Indonesia, ternyata mendapat rating yang sangat tinggi.

Tidak  dipungkiri bangsa ini memang sangat mendambakan akan pengakuan dari dunia, dimana sejak negara ini merdeka, bangsa Indonesia mencoba mendobrak inferioritas sebagai bangsa bawahan. Tentunya itu bukan usaha mudah, faktanya kita masih memuja sesuatu yang berbau asing hingga kini.

Fenomena monetisasi sosial media, membuat banyak para influencer sosial media asing berbagai platform termasuk menggunakan “ke-Indonesia-an” sebagai bahan materi kontennya, selain dikarenakan populasinya yang sangat besar, netizen Wakanda  juga dikenal memiliki rasa nasionalisme kebanggaan yang teramat tinggi ketimbang bangsa besar lainnya.

Sekilas memang memberikan implikasi yang baik bagi bangsa ini, karena kehadira mereka turut membantu mempromosikan dunia pariwisata Indonesia, namun pada tulisan ini saya akan membahas dari sudut pandang bagaimana kita memandang fenomena para Youtuber asing yang mengupas Ke-Indonesia-an, karena jangan sampai kita menjadi “overproud” berlebihan. Lalu bagaimanakah cara bijaksana dalam memandangnya, berikut ulasannya.

Jangan Terlalu Bangga

Kebanggan yang berlebihan, tentunya akan membuat kita sangat mudah berpuas diri, maka dari itu apabila ada Youtuber yang promosikan makanan tradisional negara kita, maka kita jangan mudah terlena dengan kebanggaan teramat berlebihan. Kita pun harus jeli dalam mengamati konten-konten mereka, apakah di dalamnya memang ada unsur kejujuran di dalamnya, atau sekedar hanya semata-mata untuk meraup jutaan subscriber di Indonesia.

Sebagai perbandingan, mungkin kita bisa bandingkan antara antara akun Youtube IShowSpeed dan The Lost Boys. Keduanya memang cukup banyak subscribernya yang berasal dari Indonesia, namun saya jujur menilai untuk IShowSpeed lebih banyak gimik berpura-pura untuk meraup viewer, kita bisa lihat saja sewaktu ke Indonesia, dimana ia ditemani beberapa bodyguard, serta beberapa reaksinya yang saya nilai agak terlalu dibuat-buat dan kurang tulus.

Berbeda dengan akun  The Lost Boys yang juga berasal dari Amerika Serikat, dimana mister Rob dan mister Cheyne benar-benar secara natural menjelajahi berbagai tempat wisata hidden gem pelosok negeri. Mereka bermotoran ria keliling setiap penjuru Indonesia, mendalami kebudayaan pedalaman dengan penuh rasa hormat dan ketulusan. Makanya kita jangan terlalu bangga jika melihat Youtuber yang mengulas ke-Indonesia-an, lihatlah apakah ada ketulusan dan kejujuran di dalamnya.

Pacuan Berkarya

Fenomena maraknya Youtuber asing yang membuat konten tentang Indonesia, harusnya membuat kita menjadi terpacu untuk berkarya. Karena, jika dunia sudah banyak melirik Indonesia, maka setiap pribadinya juga harus bertambah semangat untuk berkarya yang bisa ditampilkan di sosial media, agar dapat diulas oleh netizen asing.

Pengakuan merupakan sesuatu hal  penting bagi orang yang berkarya, maka jika anda mempunyai kemampuan berkarya seperti pada bidang seni, tarik suara, olahraga atau lainnya, maka jangan malu-malu untuk mempromosikan konten karyanya pada khalayak dunia. Ketika karya anda diakui oleh netizen luar negeri, maka kita juga adalah merupakan duta bangsa.

Cukup banyak Youtuber asing yang mengakui keunggulan bangsa ini, sebagai contoh Youtuber gitaris spesialis finger seperti Alipbata yang memiliki kemampuan bermain gitar akustik di atas rata-rata, kerap kali direaksi luar biasa oleh para Youtuber asing. Maka tentunya dapat menjadi trigger bagi kita semua untuk semangat menampilkan karya kita pada dunia.

Jangan Sombong

Rasa bangga yang berlebihan terhadap konten-konten Youtuber asing mengulas ke-Indonesia-an dapat saja mengarah ke sikap merendahkan atau menghina bangsa lain. Seringkali kita melihat beberapa netizen Indonesia yang kerap menghina netizen  Malaysia dengan ungkapan makian hinaan, jika ada konten bule yang membandingkan makanan Indonesia dan Malaysia.

Perasaan Chauvinisme ini tentunya tak boleh ada dalam diri kita sebagai bangsa yang menjunjung perdamaian dunia. Hal tersebut disebabkan bahwa pertikaian dalam sejarah manusia selalu dimulai dengan perasaan merendahkan bangsa lainnya. Jika memang ada sesuatu yang membanggakan pada bangsa kita, jangan sampai hingga merendahkan pada bangsa lainnya..

"Rasa “overproud” tentunya akan mengarahkan kita pada kesombongan akut, maka dari itu perlu kita kelola hal-hal yang membanggakan dari bangsa kita menjadi aset penting untuk memajukan negara ini, bukan semata-mata hanya menjadi kebanggaan semu."


Komentar